Blitar Kita

Deklarasi HARI CINTA TANAH AIR di Blitar

Deklarasi HARI CINTA TANAH AIR di Blitar
Pembina Upacara Pak Adam Bachtiar, atas nama Gerakan Cinta Tanah Air (Foto: MJNews)

Blitar, MJNews14 Februari 1945 adalah hari yang patut diingat sebagai hari besar bangsa Indonesia, karena pada tanggal itu terjadi sebuah peristiwa yang diawali  karena tidak tahan dengan perlakuan Jepang terhadap saudara sebangsanya yang di romushakan, sehingga tersulutlah rasa satu rasa satu bangsa para anggota PETA Blitar. Berujung dengan tindakan gagah berani melakukan perlawanan nyata terhadap Jepang, di ujung subuh mereka sepakat memulai perlawanan yang diawali dengan peletusan mortir.

Tragedi pemberontakan PETA Blitar yang dipimpin Shodancho Supriyadi, secara berani mengibarkan bendera merah putih di tempat ini, di tempat didirikannya museum potlot.

Pemberontakan itu menyulut rentetan pemberontakan PETA lain diseluruh tanah air, ditutup dengan pemberontakan PETA di Rengasdengklok dengan ditandai  pengibaran bendera di tanggal 16 Agustus 1945 , hingga mencapai peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus.

Baca Juga:  Front Mahasiswa Revolusioner (FMR) Blitar dan MissJuneNews Gelar Aksi Solidaritas Untuk Surabaya

Walaupun secara fisik pemberontakan bisa digagalkan jepang, tapi secara esensi keberanian dan kepahlawanan para anggota PETA Blitar telah sukses membangkitkan semangat nasionalisme ke seluruh penjuru nusantaa.

1 Juni menjadi hari lahir Pancasila, diawali dari peringatan secara konsisten dari Blitar. dan penting kiranya upaya pemberontakan yang secara berani mengorbankan nyawa pada tanggal 14 Februari, diperingati sebagai Hari Cinta Tanah Air.

Pada Jumat (14/02/2020) pemuda pemudi Blitar hadir di Taman Makam Pahlawan Kota Blitar dan mencatatkan diri dalam sejarah untuk menjadi penggagas atanggal 14 Februari sebagai Hari Cinta Tanah Air.

Merdeka!!

[jrm]
Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close