Olah Raga

Tommy Sugiarto Tersingkir di Babak Pertama Indonesia Open 2019

JAKARTA, MJNews – Tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto, tersingkir di babak pertama Indonesia Open 2019 level 1000. Ia menyerah tiga set melawan Chen Long dalam pertandingan yang berlangsung sampai 92 menit.

Bermain di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019) siang WIB, Tommy bisa memberikan perlawanan berarti pada Chen Long yang merupakan unggalan lima di turnamen ini. Sempat menyamakan skor 20-20, Tommy harus menyerah 22-20 di akhir gim pertama.

Performa Tommy membaik di gim kedua, ia mampu mendikte Chen Long dengan permainan reli serta bola drop shot. Hasilnya, ia memenangi gim kedua dengan skor 14-21 dan memaksakan rubber gim.

Konsistensi permainan Tommy di uji di gim ketiga, berulang kali ia harus jatuh bangun mengantisipasi smash kencang Chen Long. Selepas interval, Tommy sebenarnya mampu merapatkan poin dengan wakil China itu di angka 16-17. Setelah itu, Tommy harus kehilangan tiga poin beruntun yang menyebabkan dia harus kalah 21-17.

Baca Juga:  Balotelli Jadi Sasaran Rasis Di Laga Comeback

“Pertandingan tadi, mau saya menang atau kalah pasti habiskan waktu lama. Saya mawas diri, saya sudah tampil maksimal juga. Chen Long juga main sabar mengantisipasi permainan menyerang saya,” kata Tommy dalam jumpa pers usai laga.

Bagi Tommy, kekalahan tersebut menambah panjang rekor buruk menghadapi Chen Long. Dari 13 pertemuan, Tommy cuma menang sekali di Indonesia Open 2013.

Belum pernah menang lagi lawan Chen Long, Tommy menyebut lawannya itu punya keunggulan fisik yang membuatnya lebih mudah mengantisipasi permainan menyerang.

“Terutama jangkauannya ya, dia lebih efisien dari saya, tenaganya, dibanding saya harus mengeluarkan tenaga lebih besar. Saat saya nyerang, saya harus siap serangan sambungan,” tambah Tommy.

Baca Juga:  PSM ke Jayapura Tanpa Dua Pemain Asing

Berbicara soal peluangnya tampil di Olimpiade 2020 Tokyo, Tommy tak mau bicara banyak. Fokusnya saat ini adalah memperbaiki performa di turnamen selanjutnya. Ia mengakui harus beradaptasi dengan pola latihan yang dilakukannya sangat berbeda saat masih di pelatnas.

“Olimpiade? Saya fokus ke diri sendiri, tidak mudah masuk ke poin Olimpiade. Saya fokus ke turnamen-turnamen selanjutnya. Saya sekarang di luar pelatnas dan programnya berbeda jauh dari pelatnas. Saya bisa bertahan sampai sekarang karena ada sponsor,” pungkas putra legenda bulutangkis Indonesia, Icuk Sugiarto.

Setelah ini, Tommy akan mengikuti turnamen Japan Open 201 level super 750 (23-28 Juli) dan Thailand Open 2019 level super 500. [smd]

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close