BudayaPendidikan

Tchaikovsky, Tokoh Dibalik Pertunjukan Balet Rusia Paling Terkenal ‘Swan Lake’

Oleh: Juni Levesque

Swan Lake yang dianggap sebagai yang terakhir dari balet-balet besar Rusia abad ke-19 (Google Image)

 

Dari segi riwayatnya, Swan Lake yang dianggap sebagai seri terakhir dari kejayaan balet di Rusia pada abad ke-19 merupakan karya yang memiliki intensitas emosional besar, berkoreografi baru (inventive), bermusik agung, dan secara keseluruhan merupakan drama tari yang indah dan secara musikal-psikologis mampu menggerakkan perasaan penontonnya.

PERAN TCHAIKOVSKY DI SWAN LAKE

piotr-ilyich-tchaikovsky-and-swan-lake
Pyotr Ilyich Tchaikovsky, Komposer Rusia

Tahun 1875 Tchaikovsky menerima order dari Direktur Teater Imperial Moskwa (yang sekarang menjadi Ballet Bolshoi) Vladimir Begichev. Ia dibayar 800 rubel untuk sebuah balet empat babak, jumlah yang hampir separuh dari gajinya mengajar selama setahun di Konservatorium St Petersburg.

Tchaikovsky yang melihat balet sebagai “yang paling bersih (innocent) dan paling mengandung moral di antara seni”, lalu mengusulkan alur cerita bagi Swan Lake. Perlu dikisahkan di sini, bahwa beberapa tahun sebelumnya, untuk hiburan satu keluarga, ia telah menggubah satu balet kecil yang diambil pada sebuah dongeng di Jerman, tentang penyihir jahat yang suka mengubah gadis muda menjadi burung. Tchaikovsky lalu merentang cerita tersebut menjadi Swan Lake, sebuah balet tentang romans dan tragedi yang menyentuh.

Baca Juga:  Post-parliamentary Politics

Meski abadi hingga hari ini, pertunjukan pertama Swan Lake di Moskwa tahun 1877 merupakan kegagalan yang mengecewakan. Pergelaran dilakukan oleh koreografer yang miskin inspirasi sehingga hasilnya terkesan datar. Konduktor yang memimpin orkestra tidak suka dengan musik Tchaikovsky, dan balerina yang memerankan Odette mengaku, bahwa bagiannya terlalu sulit untuk ditarikan.

Swan Lake pun lalu ditinggalkan dari repertoar, dan Tchaikovsky yang menyalahkan musik ciptaannya sendiri sebagai biang kegagalan itu membuatnya tidak menulis musik untuk balet lagi selama 12 tahun. Ketika ia mau menulis balet lagi, lahir lah skor musik The Sleeping Beauty (1890), dan The Nutcracker (1892). Berbeda dengan pertunjukan perdana Swan Lake yang diwarnai kegagalan, The Sleeping Beauty mendapat sambutan yang meriah.

Baca Juga:  Mahasiswa Unair Ciptakan Terapi Baru Untuk Latih Konsentrasi Anak Autis

Tatkala meninggal tahun 1893, Tchaikovsky sudah merupakan komposer hebat yang pencapaiannya dan diakui oleh dunia sebagai seorang legenda musik. Ia juga telah menghasilkan karya-karya yang luar biasa lebih dari komposer mana pun di dunia.

Di antara balerina masyhur yang pernah menarikan peran Ratu Angsa adalah Anna Pavlova, Maya Plisetskaya, Margot Fonteyn, Maria Tallchief, Natalia Makarova, Cynthia Gregory, Darci Kistler, dan Kyra Nichols.

Hingga kini, Swan Lake masih terus dipentaskan di berbagai kota di penjuru dunia. Dewasa ini para produser musik ballet terus mengolahnya ke versi lebih modern, dengan memperluas koreografi dengan memasukkan unsur baru di luar khazanah tari balet klasik.

Tags

Leave a Reply

Close