Blitar Kita

Tanggapan Honorer K2 atas diterbitkannya Permenpan nomor 36 tahun 2018 dan Permenpan nomor 37 tahun 2018

 

surat terbuka seorang guru honorer K2

BLITAR, MJNews – Di dalam Permenpan nomor 36 tahun 2018 berdasarkan Jenis Penetapan Kebutuhan (Formasi) dan Jabatan disebutkan salah satunya adalah EKS TENAGA HONORER KATEGORI II,yang terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara dan memenuhi persyaratan perundang-undangan yang berlaku yang berjumlah 438.590 (empat ratus tiga puluh delapan ribu lima ratus sembilan puluh).

Dengan ketentuan dan persyaratan penetapan kebutuhan(formasi) khusus tersebut merujuk padaUndang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 sebagaimana terakhir diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2012 dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 bagi Tenaga Pendidik, serta Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 bagi Tenaga Kesehatan.

Selain itu persyaratan lainnya antara lain

  1. Usia paling tinggi 35 pada tanggal 1 Agustus 2018, masih aktif bekerja secara terus menerus sampai sekarang.
  2. Bagi Tenaga Pendidikminimal berijazah Strata 1 yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 1 November 2013.
Baca Juga:  Haul Bung Karno, Blitar Gelar Wayang Kulit Dengan Lakon Gatotkaca Dadi Ratu

Kalau acuan yang digunakan dasar pengangkatan terhadap HK2 itu adalah PP nomor 56 tahun 2012, jelas bagaimana kriteria di dalam pp tersebut, akan tetapi mengapa dalam Permenpan nomor 36 tahun 2018 ini dengan membatasi usia paling tinggi 35 tahun per 1 Agustus 2018.

Melihat batasan usia tersebut jelas bertentangan dengan PP 56 tahun 2012 dimana kalau HK2  minimal SK nya  Per tahun 2005 sehingga jika dihitung sampai sekarang minimal sudah mengabdi 13 tahun. Apabila batasan usia paling tinggi 35 tahun jelas terindikasi data tersebut tidak valid alias bodong.

Apalagi bila harus S1 per 3 November 2013 hampir belum ada yang punya ijazah linier tersebut ( khususnya bagi guru SD). Terlebih disitu dijelaskan juga bahwa ijazah tersebut diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi THK2 tertanggal 3 November 2013.

Baca Juga:  Kabupaten Blitar Siapkan Aplikasi Aduan Penerangan Jalan Umum

Ini yang lebih mendiskriminasi pada eks THK2 mengapa pada penerimaan CPNS  jalur Honorer pada tahun 2013 kemarin tidak diberlakukan ketentuan tersebut? Padahal mereka banyak yang belum menyandang gelar SI yang linier.

Besar harapan kami Eks Tenaga Honorer Kategori II dikaji ulang terkait batasan usia tersebut. Selain itu kalau dalam rapat Gabungan DPR_RI tertanggal 23 Juli 2018 juga dibahas tentang PPPK(Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja) ternyata tidak ada ketentuan di dalam Permenpan tersebut dan secara tidak langsung mematikan seluruh HK2.

***

Tanggapan Honorer K2 atas diterbitkannya Permenpan nomor 36 tahun 2018
Sri Hariyati – Ketua Tenaga Honorer Kategori 2- PGRI ( THK2-PGRI) Blitar

 

Tags

Leave a Reply

Close