Nasional

Staf Protokol Walikota Medan Coba Bunuh Petugas KPK

Soal Bursa Menteri, KPK Harap Jokowi Perhatikan Rekam Jejak
Juru bicara KPK Febri Diansyah (Foto: Istimewa)

JAKARTA, MJNews  Staf protokol wali kota Medan berinisial AND mencoba membunuh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berusaha menangkapnya dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kota Medan.

Kejadian berawal saat tim KPK mendatangi ruang rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan pukul 21.25 WIB tadi malam. Saat tim tiba di lokasi terlihat sebuah mobil avanza berwarna silver yang diduga dikendarai oleh AND melaju kencang di salah satu ruas jalan di Kota Medan. Mobil tersebut pun berhenti usai diapit oleh kendaraan tim KPK.

“Namun saudara AND tidak turun. Tim menghampiri mobil tersebut dan menyampaikan bahwa tim berasal dari KPK sekaligus menunjukkan identitas KPK. Akan tetapi, pengemudi justru memundurkan mobil dan memacu kecepatan hingga hampir menabrak Tim KPK,” ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah dalam pesan singkatnya.

Baca Juga:  Zulkifli Hasan: Masuk Bursa Capres dan Cawapres, Ini Sebuah Kehormatan

Beruntung, tim KPK yang bertugas mengamankan AND selamat dari maut atas percobaan pembunuhan tersebut.

“Dua orang tim selamat karena langsung meloncat untuk menghindari kecelakaan,” jelas Febri.

AND pun berhasil meloloskan diri dari kejaran petugas KPK. Kini tim masih memburu pelaku yang diduga membawa lari barang bukti penerimaan suap Wali Kota Medan Dzulmi Eldin.

“Saat ini, tim terus melakukan pencarian keberadaan yang bersangkutan. Saudara AND diduga menerima tambahan Rp50 juta dari Kepala Dinas yang akan diperuntukkan pada Wali Kota,” tutupnya. [smd]

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close