Blitar Kita

Ribuan Warga Blitar Terancam Gagal Nikmati Bantuan Non-Tunai Karena Tidak Punya KTP Elektronik

Ribuan Warga Blitar Terancam Gagal Nikmati Bantuan Non-Tunai Karena Tidak Punya KTP Elektronik
Ilustrasi (Google Image)

BLITAR, MJNews – Gara-gara tidak mempunyai KTP elektronik (KTP-el), sebanyak 30.000 warga di Kabupaten Blitar calon penerima bantuan pangan non-tunai (BPNT) terancam tidak bisa menerima manfaat tersebut. Pasalnya, syarat untuk mendapatkan bantuan, warga calon penerima bantuan harus memiliki KTP-el.

Berdasarkan rekapitulasi calon penerima manfaat di Kabupaten Blitar, Kepala Dinas Sosial Pemkab Blitar Romelan, Minggu (16/09/2018) menyampaikan, terdapat 77.165 orang yang akan menerima. Dari jumlah tersebut, sekitar empat puluh ribuan yang telah mendapatkan bantuan. Sisanya, sekitar tiga puluh ribu belum mendapat bantuan.

Romlan menerangkan,  “Salah satu kendala yang masih dihadapi hingga sampai saat ini adalah masalah penerima manfaat yang rata-rata berasal dari warga lansia, janda, penyandang disabilitas dan lainnya tidak memiliki KTP elektronik. Untuk mendapat kartu ATM, harus melakukan perekaman KTP-el lebih dulu.”

Baca Juga:  Polres Blitar Larang Deklarasi Gerakan #2019gantipresiden Sebelum Masa Kampanye

Dia menambahkan, salah satu persyaratan agar bisa memiliki kartu keluarga sejahtera (KKS), sebagai alat pembayaran yang memiliki fitur elektronik dan tabungan sehingga dapat berfungsi seperti ATM, dasar pembuatannya harus menggunakan KTP-el.

“Program BPNT ini memungkinkan keluarga penerima manfaat untuk membeli bahan pangan di berbagai penyedia yang kerja sama dengan pemerintah atau e-warung. Kartu KKS itu merupakan alat pembayaran yang memiliki fitur elektronik dan tabungan, sehingga dapat berfungsi seperti ATM,” ujarnya.

Kendati begitu, sambungnya, untuk mengatasi persoalan tersebut pihaknya kini tengah intensif melakukan koordinasi dengan Dispendukcapil Pemkab Blitar agar bisa memprioritaskan perekaman KTP-el terhadap penerima bantuan pangan non-tunai tersebut.

Selain hal tersebut, terkait pengguliran BPNT ini dilakukan kerjasama dengan bank BNI. Masing masing KPM akan menerima uang senilai Rp 110.000 yang bisa ditukarkan beras dan telur di e-warung dan agen yang telah ditunjuk sebelumnya.

Baca Juga:  Pawai Budaya Di Hari Jadi Kota Blitar ke 112

 

 

Tags

Leave a Reply

Close