Olah Raga

PSSI: Ditemukan Ada 2 Laga yang Sudah Diatur Skor Akhirnya

Ditemukan Ada 2 Laga yang Sudah Diatur Skor Akhirnya
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha (Foto: Google Image)

JAKARTA, MJNews – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha, menyampaikan kerjasama dengan Genius Sports mulai menunjukkan hasil.  Ditemukan ada dua pertandingan yang masuk dalam ketegori pengaturan skor.

Praktik pengaturan skor di sepakbola nasional kembali mengemuka setelah ada pernyataan dari Manajer Madura FC, Januar Hermanto, mengungkap nama anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hidayat, yang berupaya membayar sejumlah uang agar Madura FC mengalah pada PSS Sleman di delapan besar Liga 2 108.

Selain itu, mantan pelaku pengaturan skor, Bambang Suryo, juga menyebut nama Vigit Waluyo sebagai ‘pemain lama’ dalam urusan jual beli pertandingan sepakbola nasional. Vigit disebut punya koneksi dengan jaringan rumah judi internasional.

Baca Juga:  Tendangan Bebas Kolarov, Bawa Serbia Raih Tiga Poin

Dalam upaya mengungkap isu pengaturan skor, PSSI bekerjasama dengan perusahaan swasta penyedia data pertandingan, Genius Sports. Ratu Tisha menjelaskan sejauh ini Genius Sports sudah menandai dua pertandingan yang sudah diatur hasil akhirnya.

Namun demikian, Tisha belum mau mengungkap temuan tersebut karena masih membutuhkan investigasi mendalam sebelum dibawa ke ranah hukumm pidana.

“Laporan mereka kirimkan secara live, dan apabila ada pertandingan yang perlu diinvestigasi lebih lanjut, PSSI akan menindaklanjuti lebih lanjut. Proses ini bersifat rahasia karena ini adalah investigasi,” jelas Tisha dalam acara diskusi PSSI Pers di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/2018) siang WIB.

“Di kategori Genius Sport, memiliki dua flag saja, satu yellow flag yang belum tentu harus hanya ada tanda-tanda yang perlu investigasi lanjut.”

Baca Juga:  Pelatih Arsenal Emery hadapi sang juara City di pembukaan liga

“Red flag sudah pasti, sehingga harus investigasi. Red flag dari seluruh pertandingan Indonesia itu dua, itu sudah kami investigasi sejak beberapa bulan lalu. Sisanya ada yellow, kami investigasi ternyata tidak. Kami mendapatkan sangat sedikit dari seluruh laga yang diamati. Posisinya saat ini sangat sedikit, itu pun empat bulan lalu kami investigasi,” ia memungkasi.

Indikasi jual beli skor juga nampak dalam pertandingan antara Aceh United kontra PS Mojokerto Putra (PSMP). Dalam situasi tertinggal 2-3, pemain PSMP, Krisna Adi, melakukan eksekusi penalti yang terlihat janggal.

 

Tags

Leave a Reply

Close