Nasional

KPK Minta Tambahan Anggaran Rp580 Miliar dan BNN Rp459 Miliar

KPK Benarkan OTT di Jakarta dan Mengamankan Sejumlah Uang serta Seorang Anggota DPR RI Komisi VII
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Agus Raharjo. (Foto: Google Image)

JAKARTA, MJNews – Komisi III DPR menggelar rapat kerja bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Narkotika Nasional (BNN), Rabu (12/6/2019). Dalam rapat itu KPK dan BNN mengajukan penambahan anggaran untuk tahun anggaran 2020.

“Sebetulnya kami ingin mengusulkan untuk tahun ini ada penambahan kalau masih memungkinkan kita mengusulkan ada penambahan yang cukup besar sekitar Rp580 miliar sehingga menjadi Rp1,4 triliun,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo di ruang rapat Komisi III.

Dari anggaran Rp580 miliar itu, sebanyak Rp194,4 miliar dianggarkan untuk pegawai, Rp86,5 miliar untuk kebutuhan layanan operasional listrik, telepon, IT, pengelola gedung pengamanan, dan pengelolaan rutan.

Kemudian sebanyak, Rp205 miliar digunakan untuk peluasan wilayah pendampingan Korsupgak dan Korsupgah di 542 Pemda dan 85 Kementrian/Lembaga. Kemudian untuk pelaksanaan survei penilaian integritas, percepatan penanganan perkara, pengembangan infrastruktur teknologi dan informasi.

Baca Juga:  Penetapan Gubernur Jatim Terpilih Tunggu Surat Penetapan MK

Selanjutnya, sebanyak Rp94,4 miliar untuk penambahan gedung baru untuk menyimpan barang rampasan dan barang sitaan.

Agus juga menjelaskan, penambahan anggaran juga diperlukan untuk memperluas program pencegahan di daerah. Saat ini KPK baru mempunyai 9 koordinator daerah.

“Nah koordinator wilayah ini hari ini anggotanya masih sangat sedikit. Jadi bapak ibu bisa bayangkan kalau 1 wilayah itu menangani lebih dari 2 provinsi kadang-kadang bisa sampai 4 provinsi itu kalau anggotanya sangat sedikit pasti kemudian layanannya juga kurang bisa diandalkan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko mengajukan penambahan anggaran sebesar Rp 459,3 miliar untuk tahun 2020.

Heru merinci, tambahan anggaran tersebut akan digunkaan untuk program penindakan narkoba, pengadaan K-9, pengadaan video conference dan pembangunan Gedung BNN pusat tahap I Rp11 miliar dan pembangunan Gedung BNN provinsi Rp90 miliar, pembangunan Gedung BNN kabupaten atau kota Rp65 miliar dan lainnya. Sebelumnya BNN mendapat anggaran tahun 2019 sebesar Rp1,58 triliun. [mkp]

Baca Juga:  KPK Jadwalkan Periksa Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Hari Ini
Tags

Leave a Reply

Close