DestinasiWisata

Godaan Gunung Banyak

Kota Batu, Malang, Jawa Timur memang menyimpan daya tarik yang sayang untuk dilewatkan. Sudah kebayangkan, udara sejuk, dilengkapi pemandangan yang indah, sepertinya menjadi obat tersendiri untuk melepas penat bagi siapa saja yang dalam kesehariannya melihat kubikal dan dinding beton perkantoran.

Para pelancong dari luar provinsi Jawa Timur, seperti Jakarta, Bogor, dan sekitarnya, tentu wisata yang memiliki nuansa perdesaan ini, bisa jadi pilihan utama untuk menyegarkan pikiran.

Kota Batu, merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki destinasi wisata unggulan bernuansa pedesaan yang dipadukan dengan udara sejuk khas pegunungan. Salah satu destinasi wisata yang dikembangkan dengan memiliki konsep unik serta terintegrasi, adalah kawasan Wisata Gunung Banyak, di Kelurahan Songgokerto, Kota Batu.

Mungkin pelancong dari Jakarta dan sekitarnya, masih belum akrab dengan keberadaan Gunung Banyak ini. Namun, tampaknya tidak perlu diragukan lagi untuk menjajal destinasi ini.

Bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Kawasan Wisata Gunung Banyak, pada umumnya akan memulai perjalanan dari Kota Malang. Kota Malang, dapat ditempuh dengan pesawat ataupun kereta dari ibukota Jakarta.

Destinasi wisata Gunung Banyak, berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Malang dan bisa dipandu dengan menggunakan “Google Maps”. Memang, rasanya cukup jauh jika dibayangkan. Namun, kalau ditempuh, waktu hampir dua jam tidak akan terasa. 

Perjalanan ke kawasan Wisata Gunung Banyak memakan waktu satu hingga dua jam, tergantung kondisi lalu lintas di sekitar wilayah Malang Raya. Saat memasuki wilayah Kota Batu, udara dingin nan sejuk sudah mulai dirasakan.

Sebagian besar wisatawan yang menggunakan kendaraan roda empat, tidak segan-segan membuka kaca untuk menikmati udara yang bersih dan sejuk itu. Jalanan berkelok dengan rimbunnya pepohonan, juga menjadi penyegar, khususnya untuk masyarakat perkotaan.

Baca Juga:  Tuamese, Destinasi Baru di NTT

Memasuki kawasan Wisata Gunung Banyak, para pelancong itu akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp10.000 per orang, ditambah biaya parkir.

Saat tiba di tujuan, semuanya akan terbayar lunas saat para wisatawan bisa menikmati udara sejuk dan pemandangan yang luar biasa dari puncak Gunung Banyak, atau yang biasa disebut sebagai Paralayang. Di tempat itu, wistawan bisa melihat Kota Batu dari atas gunung dengan pemandangan yang menakjubkan.

Pengelolaan kawasan wisata tersebut, juga melibatkan warga sekitar yang ditujukan untuk memutar roda perekonomian, buah dari sektor pariwisata Kota Batu. Banyak warung-warung dikelola masyarakat sekitar, yang bisa dimanfaatkan para wisatawan untuk beristirahat.

Di area Paralayang tersebut juga disediakan spot-spot menarik yang cocok bagi para wisatawan untuk berswafoto. Tidak sedikit para wisatawan yang berfoto di spot-spot yang disediakan tersebut, karena memang pemandangan di Paralayang cukup memukau.

Godaan Gunung Banyak
Wisatawan berfoto di salah satu spot Paralayang, Kawasan Wisata Gunung Banyak, Kota Batu. (6/12/2018) (Vicki Febrianto)

Sembari beristirahat dan menikmati pemandangan serta udara sejuk di puncak Paralayang, jika kita berada disana, bisa menikmati secangkir kopi. Ada salah satu warung yang menjual kopi-kopi khas Kota Batu, seperti kopi arabika jenis Panderman dan Arjuno. Jelanis Arjuno, ini kental dan pahitnya cukup khas, bila dicecap di ujung lidah, sensasi rasa manis yang belakangan muncul sulit dilupakan.

Setelah puas menikmati secangkir kopi dan udara sejuk di areal Paralayang, para wisatawan juga bisa mulai berpetualang di Taman Langit dan Omah Kayu. Kawasan Wisata Gunung Banyak memang memiliki tiga area pengembangan tematik.

Namun, untuk memasuki area Taman Langit dan Omah Kayu, para wistawan harus mengeluarkan biaya kembali. Biaya yang dikeluarkan tidak cukup besar, hanya dengan Rp10.000 untuk masing-masing area.

Baca Juga:  Atraksi Terjun Payung Warnai Pembukaan Manado Fiesta 2018

Salah satu pengunjung di Kawasan Wisata Gunung Banyak asal Jakarta, Adinda Larasati (27),à mengatakan, salah satu destinasi wisata tersebut wajib untuk dikunjungi saat berlibur di Kota Batu.

“Konsepnya menarik, menikmati udara yang sejuk dan bersih, serta bisa menghilangkan penat macet di Jakarta,” kata Adinda, seperti dilansir Antara.

Bagi para wisatawan yang senang berpetualang mendaki gunung, sepertinya cocok untuk mencoba masuk di area Omah Kayu. Area Omah Kayu masuk dalam lereng Gunung Banyak yang dilengkapi dengan rumah-rumah pohon dan cocok untuk spot foto bagi para wisatawan.

Rumah kayu tersebut, dibangun di atas pohon pinus yang letaknya berada di lereng bukit. Memang, udara di area Omah Kayu jauh lebih sejuk, karena pohon-pohon pinus yang tumbuh seolah menjadi peneduh dari teriknya sinar matahari. Karena letaknya berada di lereng Gunung Banyak, medan yang ditempuh cukup menantang.

Namun, bagi para wisatawan yang kurang menyukai medan menantang dan ingin menikmati taman bunga yang indah, bisa mencoba untuk memasuki area Taman Langit. Area Taman Langit akan menyuguhkan berbagi spot foto menarik, seperti negeri di dalam dongeng. Di Taman Langit itu, ada spot foto dengan singa bersayap, angsa raksasa, hingga patung bersayap yang terbuat ranting dan akar kayu.

Kota Batu memang memiliki pesona yang luar biasa, tidak jarang para pelancong yang berkunjung di kota dingin tersebut, betah untuk berlama-lama untuk menikmati keindahan alamnya. Jika berkesempatan mampir ke Kota Batu, tidak ada salahnya untuk mencoba berkunjung ke Kawasan Wisata Gunung Banyak.

Leave a Reply

Close