Nasional

Dosen IPB dan 9 Tersangka Kerusuhan Aksi Mujahid 212 Ditahan di Rutan PMJ

Laporan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dengan Terlapor Presiseden PKS, naik ke Tingkat Penyidikan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: MJNews)

JAKARTA, MJNews – Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) Abdul Basith, beserta sembilan tersangka kasus kerusuhan aksi Mujahid 212 ditahan di rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya, seperti yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono pada Kamis (3/10/2019).

“Iya benar. Ditahan di sini (Rutan Polda Metro Jaya)” katanya.

Selain Abdul Basith sembilan tersangka lainnya adalah S, OS, JAF, AL, NAD, SAM, YF, ALI, dan FEB. Para tersangka disangkakan dengan sejumlah pasal, di antaranya adalah Pasal 169 KUHP dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, jelasnya. Argo mengatakan, mereka ditahan selama 20 hari kedepan.

Ia menjelaskan, “Penahanan penyidik itu 20 hari ke depan dan dapat diperpanjang selama 40 hari.”

Baca Juga:  KPK: Lucas Tidak Mau Beri Keterangan

Seperti yang diberitakan, polisi telah mengamankan sembilan orang dan dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) Abdul Basith terkait aksi  Mujahid 212.

Adapun dalam rencana aksi rusuh tersebut, masing-masing tersangka memiliki peran. Di mana Abdul Basith berperan sebagai penyimpan bom molotov. Saat diamankan di kediamannya di kawasan Tangerang, Abdul terbukti menyimpan 28 bom molotov.

Ia diduga merencanakan peledakan bom molotov tersebut pada Sabtu (28/9/2019) saat aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI. [dba]

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close