Daerah

Desa Pejambon Gunakan Dana Desa Untuk Membuat Taman

BOJONEGORO, MENARA62.COM — Desa Pejambon Gunakan Dana Desa Untuk Membuat Taman.  Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memanfaatkan Rp90 juta dana desa (DD) untuk membuat taman di jalan masuk desa setempat guna menumbuhkan kegiatan ekonomi masyarakat.

Antara melansir, Kepala Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro Abdullah Rachmad, di Bojonegoro, Rabu (7/11/2018) menjelaskan, “Taman di jalan masuk sudah selesai dikerjakan. Saat ini sudah ada tiga pedagang makanan yang berjualan.”

Setelah ini, menurut dia, di jalan masuk desa akan dibangun lima kios kecil, yang diperuntukkan untuk pedagang makanan. “Partisipasi masyarakat di desa kami bagus dalam mendukung pemanfaatan DD,” ucapnya.

Ia mencontohkan, dalam membangun tanggul pengaman tanah (TPT) dengan alokasi anggaran dari dana desa sebesar Rp 65 juta mampu menarik peran masyarakat untuk ikut membantu pembangunan TPT dengan jumlah yang diperoleh dari masyarakat Rp 43 juta.

Baca Juga:  Perdamaian Adat, Akhiri Sengketa Ibukota Kabupaten Maybrat

“Pembangunan TPT yang bisa terbangun sepanjang 741 meter,” ucapnya.

Kaur Umum dan Tata Usaha Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Sofyan Tirto menjebutkan desanya menerima dana desa sebesar Rp692.243.400 pada 2018.

“Tahun 2017 jumlahnya kurang lebih juga sama,” ucapnya.

Pemanfaatan dana desa, kata dia, dilakukan secara transparan dengan mengumumkan di papan pengumuman juga laman desa, termasuk dalam perencanaan dengan melibatkan masyarakat secara periodik dalam program “jandom” atau musyawarah desa.

Dana desa, antara lain, dimanfaatkan untuk membangun saluran irigasi, dan plesterisasi rumah warga.

“Di desa kami sudah ada 176 rumah dari 224 rumah yang berlantai tanah sekarang sudah diplester dengan memanfaatkan dana desa,” ucapnya.

Baca Juga:  Penumpang KA Rangkasbitung-Merak, Keluhkan Pelayanan KAI

Ia menambahkan Desa Pejambon mewakili Provinsi Jawa Timur, dalam lomba bidang layanan informasi dan transparansi publik yang digelar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

“Desa Pejambon sudah memperoleh penilaian tim tingkat nasional. Kami optimistis bisa memenangkan lomba bidang layangan dan informasi dan transparansi publik,” ucapnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Bojonegoro Ibnoe Soeyothi, menambahkan alokasi DD dengan jumlah 419 desa mencapai Rp325 miliar.

“Pemanfaatan DD untuk berbagai kegiatan. Tapi ada beberapa desa yang memanfaatkan DD untuk pengembangan objek wisata, seperti Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu,” katanya.

Leave a Reply

Close