Blitar KitaOpiniSoekarno

Bung Karno Lahir di Mana?

Oleh: Wima Brahmantya

Soekarno

Hari ini, 6 Juni 118 tahun silam Presiden RI ke-I Sukarno dilahirkan. ‘Versi resmi’ menyatakan bahwa Sang Proklamator dilahirkan di Surabaya. Akan tetapi bagi saya tempat kelahiran beliau masih merupakan ‘misteri’ yang harus dipecahkan bersama.

Jika mengacu pada informasi yang ada di Tropenmuseum di Amsterdam – Belanda, tertulis jelas bahwa Bung Karno dilahirkan di Blitar.

“Soekarno (ook wel gespeld als Sukarno), geboren als Kusno Sosrodihardjo, BLITAR, 6 juni 1901 – Jakarta, 21 juni 1970) was de eerste president van de Republiek Indonesië”.

Terjemahan :

“Soekarno (juga dieja sebagai Sukarno) lahir dengan nama Kusno Sosrodihardjo, BLITAR, 6 Juni 1901 – Jakarta, 21 Juni 1970) adalah presiden pertama Republik Indonesia.”

Baca Juga:  Maria dan Rahmat Tersembunyi

Malam ini saya membuka-buka halaman demi halama pada buku “Bung Karno – Penyambung Lidah Rakyat Indonesia” karya Cindy Adams, dan membaca lagi satu paragraf menarik pada bab 2 halaman 22 :

“Masih ada pertanda lain ketika aku dilahirkan. GUNUNG KELUD, yang TIDAK JAUH letaknya dari TEMPAT KAMI, meletus …”

Sampai di sini kita bisa bayangkan apakah mungkin ada ungkapan semacam itu jika memang benar Bung Karno lahir di Surabaya? Tidak ada seorang pun yang mengatakan bahwa Surabaya dekat dengan Gunung Kelud, kecuali kalau dibandingkan dengan Sukabumi.

Tapi sayangnya, di akhir bab yang sama terjadi kontradiksi :

“Karena merasa tidak senang di Bali, Bapak kemudian mengajukan permohonan kepada Departemen Pengajaran untuk pindah ke Jawa. Bapak dipindah ke Surabaya dan di sanalah aku dilahirkan”.

Baca Juga:  Satpol PP dan Linmas Kota Blitar Diharapkan Kawal Pilkada Serentak 2018

Memang terjemahan buku “Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia” ini juga terbukti bermasalah dan memuat beberapa kesalahan fatal, sehingga saya pikir buku ini, meskipun masih merupakan referensi penting tentang Bung Karno, ternyata tidak bisa sepenuhnya diandalkan informasinya (lain kali akan saya bahas).

Tapi bagi saya di mana pun beliau terlahir, mau di Surabaya atau pun di Blitar tempat saya tinggal, itu bukan soal karena saya tetap bangga bahwa Bumi Nusantara pernah melahirkan manusia besar seperti Sukarno.

***

Wima Brahmantya ketua dewam kesenian kabupaten blitar
Penulis: Wima Brahmantya ~ Seniman dan Budayawan, – Ketua Umum Dewan Kesenian Kabupaten Blitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close